Monday, 19 March 2018

Hamil (part 1: Nge-Lab Demo)

Saya itu menargetkan diri kembali ngeblog lagi, mumpung lagi ada ART (jiah, disebut lagi wkwkwk). Kali ini pengen nulis tentang masa-masa hamil di Sydney. 
Jadi kalau katanya rata-rata orang hamil itu selama 40 minggu, kehamilan saya separuh di awal dihabiskan di Sydney (sampai 20 minggu), lalu saya pulang ke Indonesia Tentu saja ada keinginan untuk merasakan seperti apa hamil dan lanjut melahirkan di Australia, tapi apa daya saya nggak berani :D. Saya nggak berani hamil sebelum submit thesis (di pertengahan Agustus 2016) dan juga nggak ingin memperpanjang durasi masa tinggal di Australia (jika terus di sana sampai melahirkan dan menunggu si bayi cukup umur untuk diajak pindahan naik pesawat).

Kali ini saya nggak bisa berpikir jernih untuk menulis satu post yang bulat maka saya kasih poin-poin random aja :D

Lab Demo
*Setelah submit thesis berarti selesai pula durasi masa beasiswa saya. Saya pun memberanikan diri melamar menjadi staf casual sebagai lab demonstrator. Alasan lainnya, karena sejak dulu saya sudah ingin mencoba menambah pengalaman sebagai tutor di sini, dan saya sudah tidak ada tanggungan pekerjaan (studi S3) lagi. Tapi pengalaman yang seru ini akhirnya harus terganggu saat saya mulai masuk kehamilan bulan kedua di mana saya mulai mual, muntah, dan ngantuk. 

Beberapa kali saya tidur sejak pagi, lalu bangun jam 12, nggak mandi tapi juga nggak dandan genah (selama di Australia saya hanya mandi malam hari, tapi selalu cuci muka sikat gigi dan "dandan" (pakai BB cream dan lipbalm) segar). Lalu langsung berangkat jalan kaki sambil terengah-engah (yang biasanya 15-20 menit jalan kaki jadi molor 30-40 menit selama hamil).

Penampilan saya pasti amat sangat ga karuan, karena saya pakai kaos-kaosnya Irfan. Sengaja ga mau beli baju hamil lha wong sebentar lagi pindahan, dan beli baju hamil tuh rugi karena cuma dipake sebentar :p.

Mual tapi laper. Trus harus jadi tutor/demonstrator praktikum selama 2 jam. Saya beberapa kali mampir di cafe-nya Teknik Mesin (gedung seberang Elektro), beli Arancini, alias bola-bola nasi goreng ala Italia.

Ini Arancininya. Kalau di cafenya Mesin ada 3 rasa, yg isi keju, ayam, dan sapi-bologneise. 


Cafe Coffee on Campus, itu kelihatan kursi-kursinya.



Lah cuman gini aja kok udah malem yak? Ya bersambung deh.... :p

*ini lanjutannya ya: Hamil Part 2

3 comments:

  1. ini beneran nanggung banget post-nya :p wkwkwkwkwk!

    ReplyDelete
  2. terus mana ini lanjutannya: Hamil (part 2). kalo orang2 binge-watching.. ini binge-blogwalking. hehehe

    ReplyDelete