Wednesday, 21 March 2018

Hamil (Part 2: lanjutan Nge-lab Demo dan Makanan)

Lanjutan post yang ini: Hamil (part 1: Nge-Lab Demo) 
Karena katanya Rina, kok nanggung banget. Hahah, emaaaang 

Okeh jadi terakhir cerita sampai di kebiasaan beli Arancini di cafenya Mesin ya. Atau kadang minta tolong Irfan untuk belikan Gozleme di kantin atas (upper campus), kantinnya orang Turki (ternyata namanya Classic Kebab), yang punya namanya Haji sapa, gitu .



Waktu saya di Jerman, Gozleme ini saya kenal dengan istilah "Turkish Pizza", tapi saya nggak pernah beli (mungkin karena kurang lama ya di sananya, hihi). Saat di Sydney, saya cukup sering beli ini karena sekeluarga suka semua. Jadi ini semacam kulit pastry gurih yang dikasih isian, bisa daging sapi, ayam, bayam, keju, jamur, atau lainnya. Satu "porsi" dulu 8 AUD. 

Sunday, 18 March 2018

Hamil (part 1: Nge-Lab Demo)

Saya itu menargetkan diri kembali ngeblog lagi, mumpung lagi ada ART (jiah, disebut lagi wkwkwk). Kali ini pengen nulis tentang masa-masa hamil di Sydney. 
Jadi kalau katanya rata-rata orang hamil itu selama 40 minggu, kehamilan saya separuh di awal dihabiskan di Sydney (sampai 20 minggu), lalu saya pulang ke Indonesia Tentu saja ada keinginan untuk merasakan seperti apa hamil dan lanjut melahirkan di Australia, tapi apa daya saya nggak berani :D. Saya nggak berani hamil sebelum submit thesis (di pertengahan Agustus 2016) dan juga nggak ingin memperpanjang durasi masa tinggal di Australia (jika terus di sana sampai melahirkan dan menunggu si bayi cukup umur untuk diajak pindahan naik pesawat).

Kali ini saya nggak bisa berpikir jernih untuk menulis satu post yang bulat maka saya kasih poin-poin random aja :D

Lab Demo
*Setelah submit thesis berarti selesai pula durasi masa beasiswa saya. Saya pun memberanikan diri melamar menjadi staf casual sebagai lab demonstrator. Alasan lainnya, karena sejak dulu saya sudah ingin mencoba menambah pengalaman sebagai tutor di sini, dan saya sudah tidak ada tanggungan pekerjaan (studi S3) lagi. Tapi pengalaman yang seru ini akhirnya harus terganggu saat saya mulai masuk kehamilan bulan kedua di mana saya mulai mual, muntah, dan ngantuk. 

Thursday, 15 March 2018

Bayar Listrik

Akhirnya kesampaian bisa menulis lagi, hehe..
Alhamdulillah setelah 1 tahun melanjutkan kehidupan dari Sydney yang tanpa rewang (tanpa rewang menginap :D) , akhirnya memutuskan menggunakan jasa rewang yang menginap. Nah jadi semoga bisa memotivasi untuk bisa aktif menulis lagi :D.

Kali ini saya ingin mengenang salah satu kejadian di akhir masa rantau keluarga kami di Sydney. 

Di tengah-tengah kesibukan packing barang, mengurus ini-itu untuk pindahan, tiba-tiba kami baru menyadari satu hal selama bertahun-tahun tinggal di flat tua itu: meteran listrik kami ternyata rusak! Nggak muter!