Wednesday, 15 June 2016

Bingung cari ide blog post? Hayuk baca ini! (Hahahaha....)

xD huahahaha... judul apa lagi itu?! Akhir-akhir ini kan sering baca tulisan-tulisan macem gitu, dunia blogging kan lagi booming. Padahal tulisan ini mah ga ada hubungannya ama judulnya (makanya dikasih "hahaha" di judulnya :p). Ini curcol, karena kalo aku mah malah sering banyak ide untuk ditulis / didokumentasikan di blog, tapi ga ada cukup waktu luang untuk nulis... T_T

Lha terus ini tiba-tiba nulis kenapa? Ya istirahat sejenak dari tanggungan-tanggungan yang harus dikerjakan.. Mari kita refleksi diri ke beberapa minggu yang lalu...

Menengok sedikit jauh ke sekitar September - Oktober tahun lalu, saat aku masih heboh-hebohnya ngefans ama Wicked the Musical, terbersitlah ide untuk ikut conference ke USA dengan motivasi: biar bisa nonton Wicked . Kebetulan "jatah" conference yang "gede" belum aku ambil, gara-gara tahun 2015 aku paceklik paper. Bismillah, saat itu jadilah satu paper, dikirim mepet deadline. Aku yang punya kebiasaan berdoa kapan saja di mana saja lewat apa saja (ide tulisan #1), bahkan sempat menuliskan harapanku di salah satu tulisanku untuk Blog English Club tentang Future Perfect Tense: "I plan to go to USA next year. When I travel there, I will have been to ten countries." 

Aplikasi dana conference yang biasanya buka bulan Desember, tetapi entah kenapa sampai Maret pengumuman tak kunjung muncul! Mulai heboh dan akhirnya cari dana lain kesana kemarin. Berbarengan dengan itu aku mulai siap-siap lamar visa usa yang sebelumnya harus diawali: ganti paspor. Karena syaratnya, setelah tanggal kedatangan di usa, paspor masih harus berlaku minimal 6 bulan. Padahal punyaku dan Hanif akan habis kurang dari 6 bulan terhitung sejak tanggal kedatangan di usa. Ganti pasporku ga masalah, tapi ganti paspor Hanif yang ga bisa langsung karena paspornya dia masih lama masa berlakunya. Aku balik lagi sebulan kemudian sambil bikin surat pernyataan kenapa butuh penggantian paspor padahal masa berlaku masih lebih dari 6 bulan. 

Sempat ada ide tulisan ringan tentang cara murah untuk pas foto visa dan paspor (ide tulisan #2) karena beberapa kali urus visa, aku dan Irfan selalu pilih jalan berbeda . Irfan yang cenderung berhati-hati, selalu menggunakan jasa yang memang mengkhususkan untuk jasa foto paspor dan visa, di mana harganya lumayan mahal (sekitar AU$ 25 - 40 untuk 6 pas foto tanpa file). Sedangkan aku yang dari kecil entah kenapa selalu irit bin medit selalu menggunakan foto yang difoto sendiri dan dicrop, lalu dicetak biasa dengan harga 20 sen per lembar (bisa jadi 6 - 8 pas foto  *elus dompet). Alhamdulillah usaha pengiritan ini sudah terbukti berhasil, at least dari pengalaman apply visa Schengen, lalu untuk foto paspor baru, dan yang terakhir ini untuk apply visa usa (sengaja ditulis pake huruf kecil, biar ga kentara, hahaha...).