Wednesday, 2 March 2016

Rainbow Fish and the Whale: Buku anak tentang prasangka dan pentingnya bicara


Di sekolah Hanif, setiap kelas dapat jatah hari untuk berkunjung ke perpustakaan. Nah, tiap hari Rabu adalah giliran kelas Hanif berkunjung ke perpus (aku lupa sesi pagi atau siang). Jadi tiap Rabu murid-murid boleh pinjam buku untuk dikembalikan minggu depannya. Hanif cukup antusias dan selalu pinjam buku tiap Rabu. Hari ini minggu ketiga ke perpus, mungkin nanti bawa buku pinjaman lagi dia. Kayaknya dia suka karena kan bisa pilih-pilih buku sendiri lalu dibawa pulang. Selama ini kalau ke toko buku kan kalau dia pilih ini itu ya ga selalu dibelikan (ya iya lah). Nah kalo di perpus ini kan dia bebas pilih buku tanpa intervensi orang tua :D dan boleh dibawa pulang.

Nah buku kedua yang dia pinjam dari perpus kemaren adalah "Rainbow Fish and the Big Blue Whale" (panjang judulnya.. makanya di judul post ini disingkat -_- ). Pas baca ceritanya aku cukup terkesan dan berniat pengen mendokumentasikan di blog ini. Apalagi akhir-akhir ini aku ngerasa buku-buku Hanif sudah semakin banyak dan aku kadang lupa yang bagus yang mana.

Prasangka
Begitu kelar baca bukunya bareng Hanif, aku ngerasa ini salah satu buku yang bisa membantu kita mencapai tujuan tertentu terkait parenting dan anak (kayak yang dulu pernah aku tulis, buku untuk tujuan tertentu). 

Jadi ceritanya berawal dari si Rainbow Fish (tokoh-tokoh di buku ini ga disebut namanya) dan temen-temennya yang tinggal di suatu tempat di laut dengan bahagia. Suatu ketika tiba-tiba datanglah ikan paus biru besar ke tempat mereka. Ternyata si ikan paus ini juga senang di situ karena banyak makanan (krill/udang kecil). Dia juga suka ngeliatin Rainbow Fish dan temen-temennya berkumpul karena suka ngeliat siripnya yang warna-warni. 


Nah gara-gara diliatin ini, ada ikan yang ngerasa curiga dan mulai bisik-bisik sama ikan lainnya.
"Why is he looking at us like that?" "See how he's staring at us? Who knows what he's thinking?" blablabla.... Dan gara-gara bisik-bisik inilah ikan-ikan yang lain jadi terpengaruh dan mulai berpikiran jelek dan curiga terhadap si ikan paus. 

Kok ya pas suatu ketika si ikan paus ini berenangnya agak deket sama kumpulan ikan-ikan ini, dan ada ikan yang sotoy salah paham n panik, langsung bilang "The wicked whale is after us!". Ikan pausnya kaget sekaligus sedih dan marah, dan malahan ngejar ikan-ikan itu beneran! Ikan-ikan kecil jadi panik n melarikan diri.. Bukannya mengkonfirmasi atau kroscek, ikan yang tadi sotoy salah paham malah melakukan double combo sotoy provokasi ke temen-temennya.... "I told you the whale was dangerous.. we have to watch out for him!"

Bicara
Gara-gara salah paham itu, ikan-ikan kecil jadi ketakutan dan sembunyi terus. Akibatnya mereka kelaparan karena ga berani keluar cari makan. Akhirnya lakon utama si Rainbow Fish memberanikan diri bicara dengan si ikan paus. Nah, dengan berbicara inilah mereka mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Si ikan-ikan kecil berprasangka buruk terhadap si paus, mengira pausnya jahat dan mau makan mereka. Si paus juga bilang bahwa awalnya dia sedih karena ada yang ngata-ngatain dia jahat, lalu dia jadi marah dan berniat mengejar mereka karena kemarahannya itu. 

* * *

Topik di buku ini bagus untuk dibahas bareng anak. Contohnya mudah dicerna. Aku dan Hanif langsung diskusi tentang prasangka dan salah paham. Juga pentingnya mengungkapkan perasaan kita, atau bertanya pada seseorang kalau memang ada yang ingin kita ketahui. Terus ta tambahi contoh lain dari pengalamanku sendiri biar Hanifnya makin paham, hahaha.. Dan ditambah contoh lain yang mungkin terjadi di sekolah. Juga bagus karena jadi pengingat untuk yang dewasa: daripada berprasangka, lebih baik bicara dan bertanya langsung :D (apalagi jaman sekarang yes... mudah sekali berprasangka).

Mungkin bisa jadi ide untuk yang di Indonesia. Untuk penulis buku cerita. Atau yang pengen nyari buku aslinya, aku baru tau ternyata situs bookdepository bisa kirim ke seluruh dunia lho, bebas ongkir pula.  Termasuk ke Indonesia ya mustinya :D.

9 comments:

  1. Hanif butuh kebebasan ya nak? Hihihi.
    Makasih yaaa info bukunya Vit. Bagus isine.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha... ya kalau tiba2 menggondol buku berharga puluhan dolar minta dibeliin ya masak dibebaskan.. :P

      Delete
    2. ya zah... namapun anak2 yes hahaha..

      Delete
  2. akyuu sukaa cerita tentang ikan :) keep swimming, keep swimming.. i keep swimming *Dori lagi nyanyi*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang Dori pernah nyanyi ya? Aku ga ingat :D

      Delete
    2. Iya, kan ada adegan Dory bersenandung just keep swimming di film Finding Nemo...

      Delete
  3. Orang dewasa yang penuh prasangka juga butuh baca buku ini *korban prasangka beberapa kali *padahal aku meneng anteng nang omah lalu curcol haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. lha, to.... wkwkwk...
      yg jelas ini lbh pendek daripada pride and prejudice :P

      Delete