Wednesday, 23 December 2015

Hanif Membaca dan Menulis

Sebetulnya bingung mau nulis apa krn terlalu byk yg pgn ditulis T_T. Tapi ya sutralah sebelum basi mari kita dokumentasikan tentang hobi Hanif akhir2 ini selain menggambar: membaca dan menulis. Oya, jadi inget, aku sampe blm sempet nulis ttg hobi menggambar ini, dan yang berhubungan, yaitu keputusan memasukkan Hanif ke sekolah.

Kiri: dia gambar sayur2an lalu ditulisi "Vegetables" dan "Lunch"
Kanan: dia bikin list yg tulisannya nama2 org yg dia kenal: Hanif, Bapak, Ibu, Jos, Pak Firman, Sandra, Attar.
Kalau kata gurunya, dia masih menulis secara fonetik, berdasarkan bunyinya. 

Hanif sekarang usianya 4.5 tahun. Kalau diingat2, dulu aku pertama kenalin dia huruf2 itu ya pas baru pindah kesini, usia 1.5 tahun. Aku beli huruf2 dari busa / gabus merk Munchkin yg bs ditempel di tembok kamar mandi itu lhoooo... (udah ngincer sejak di Indo, harga Rp. 45 ribuan tp blm sempet beli udah pindah ke sini. Beli di sini $ 15, mamiiiih.... T_T *elus2 dompet*).


Yg kyk gini ya sis (gambar dari munckin.com)


Mainan bentuk huruf dan lagu ABC
Jadi waktu usia 1.5 thn udah dikasih mainan itu di kamar mandi (waktu itu huruf2nya masih kinclong dan bersih. Sekarang? Hiiiy... wkwk..). Lalu mulai paham lagu "ABC" itu ya. Aku agak lupa kapan dia mulai hafal huruf2 itu. Yg jelas dia dapat exposure macam2, mulai dari buku cerita (sesekali kalau baca kita tunjukkin huruf2nya).

Oya, 2 tahun yg lalu kan dia naik kelas di childcarenya, dari kelas kecil ke kelas besar. Kayaknya semakin sering dia terekspos huruf2. Di kelas besar ini, selain ada "daftar hadir" berupa nama dan foto anak (kyk di kls kecil), tiap anak punya loker sendiri yg ada foto dan namanya. Kayaknya secara ga sadar dia sudah bisa ngenali huruf2 namanya dia. Oya tahun lalu pun aku ga tertarik ngenalkan huruf kecil ke dia. Malahan pada dasarnya aku termasuk dlm tipe yg ga bercita2 khusus ngajarin anak calistung (akhirnya pake istilah ini di blog ye.. wkwk..) terlalu dini. 

Ternyata di bulan Juni 2014 aku pernah upload foto ini di FB: hobi baru Hanif, kalau ibunya pegang laptop, dia ikut2an, pencet2 huruf sambil dibaca bunyinya.


Baca kata-kata pendek
Barulah di tahun ini aku mulai sesekali ngajarin Hanif kata2 sederhana pake huruf2nya dia yg di kamar mandi itu (yg skr udah ga sekinclong dan sebersih yg dulu,, hihihi). Alasannya, ya utk persiapan dia sekolah. Walaupun aku tau proses baca tulis ini nanti ya akan diajarkan di sekolah, aku nyoba membuat Hanif lbh siap supaya nanti dia ga butuh usaha keras (krn kan usianya tergolong muda utk start sekolah, di sini, maksudnya).

Dan kalo ngajarinnya skr, kan masih nyantai, krn ga ada tuntutan, hahaha. Tinggal pas mandi, dia sibuk buka baju, aku ambil aja huruf, apa aja, sak nemunya.. Misalnya nemu BIG, ya aku pasang di dinding kmr mandi. Aku bilang ini bacanya BIG.
Terus sambil dia mandi aku ubek2, nemu P. Aku ganti B nya dg P, sambil aku ajari, ini jadi PIG.
Aku cari lagi, nemu W atau D, tinggal digonta ganti.
Lumayan banyak kata2 huruf yg bisa dimain2in gini (HAT, PAT, MAT, BAT, atau TOO, MOO, POO (:p), dll..).

Kalau baca/liat apapun, aku kenalin kata2 pendek ke dia. Lagi minum susu, aku tunjukkin tulisan "MILK", lait TV, aku tunjukkin "KIDS",  liat rambu2, aku tunjukkin "HOLD", "HANDS", liat bis / halte, aku tunjukkin "BUS", "CITY", dll..

Di tahun ini dia mulai bisa paham / baca sendiri kata2 itu. Kalau nunggu bis dia udah bisa ngenali ini jurusan apa. Dan tulisan2 yg lain. Kadang aku n bapake kaget, ternyata dia udah bisa baca banyak.

Belajar huruf kecil
Haish.... aku awalnya males ngajarin huruf kecil. Biarin sekolah aja, maksudku. Tapi akhir2 ini dia mulai suka nulis pake huruf kecil. Dan sering keliru2. Lah... terpaksa ngajarin,,, daripada salah dibiarin?
Btw, dia mulai suka nulis2 huruf awal tahun ini, tapi awalnya huruf2 besar aja. 
Soal ngajarin huruf kecil ini aku juga bingung awalnya. Karena beda font, beda model. Misalnya huruf "a" nya font Comic Sans ama Times New Roman kan beda ya. Tapi ya sampai skr aku ga pernah bedain, ya pokoknya ada kata dg huruf kecil apa, itu aku ajarkan. Caranya persis kyk aku ngajarin baca pake huruf besar tadi. Lumayan cepat juga dia nangkapnya.

Sebetulnya Hanif punya mainan2 yg bisa utk belajar huruf kecil. Sempat dibelikan bapaknya laptop2an merk LeapFrom yg namanya Leaptop. Itu tutsnya pake huruf kecil (walaupun kyke yg produk terbaru pake huruf besar skr). Anaknya sempet kemaruk mainin itu terus, tapi kyke cuma bertahan 1 bln aja trs skr udah jrg main itu lagi. Oya, dia juga punya mainan caterpillar (beli di BKM cuma $3 bok!) yg dulu srg bgt dimainin, tp skr dah jarang.

 
Mainan2 Hanif yg mungkin (?) membantu dia belajar huruf kecil. Gambar dari leapfrog.com dan amazon.com.



Belajar menulis
Nah... ini yg aku musti putar otak. Akhir2 ini anaknya lagi seneng2nya nulis. Tapi ya nulis bahasa Inggris gitu loh, pengucapan huruf aslinya sama pengucapan kalau dalam kalimat kan ga sama. Jadi dia kalau nulis, secara bunyi / fonetik bener, tapi tulisannya keliru. Misalnya dia pgn nulis "Night Rail"  ditulisnya "Nit Ril", nulis "Opera House" ditulis "Opra Hoc" karena kan emang "C" bacanya "si" ya?
Kayak foto yg paling atas tadi, dia tulis "Bapak" jadinya "Bibi" krn mungkin dia ingat "I" bacanya "ai". Lalu "Ibu" ditulis "Ebo" karena "E" kan emang bacanya "ee" atau "i" ya? Halah mbulet ya?!

Sekarang sih aku ngajarinnya persis kyk aku ngajarin kata2 pendek tadi, tapi lebih aku tekankan gimana cara baca vokalnya. Nah belum2 aku udah kepikiran PR berikutnya, yaitu ntar kalo balik Indo, musti ajarin lagi cara baca tulis Bahasa Indonesia, hahaha.. ribet yes! Yak semangat! xD

"Forest Guide" dan peta "Harbour Bridge" bikinan Hanif.



2 comments:

  1. Replies
    1. Wuh coba liat gambar2 harbour bridge nya dia d fb.. Bagus. Aku aja srg kaget

      Delete