Wednesday, 29 August 2018

Catatan dari Hari Kemarin

Bismillah. Ini bukan bermaksud ngepaskan tulis blog pas hari ultah ya, haha. Ya kebetulan saja saya memang sudah beberapa kali ada niatan menulis tapi belum kelakon-kelakon. Dan kebetulan kemarin hari saya agak berbeda dari rutinitas biasanya yang hanya ngantor saja; kemarin dimintai tolong mengantar tamu kantor dan ya karena berbeda dari rutinitas biasanya itulah saya merasa perlu didokumentasikan. Btw ini kok jadi resmi banget ya bahasanya wkwkwk.

Jadi sehari sebelum kemarin itu saya ditelpon bos dimintai tolong menemani tamu untuk kunjungan ke sebuah pabrik peralatan listrik (ha ha ha ini ceritanya mau agak-agak disamarkan gituh... jadi dibuat umum-umum bahasanya. - tapi jadi wagu xD). Jelaslah langsung saya iyakan. Saya juga belum pernah berkunjung ke pabrik tersebut, lalu juga dibilangi kalau tamunya ini akan pulang siangnya, jadi pasti nggak akan sampai sore kan. Langsung saya iyakan walaupun pagi jam 8 saya ada kelas. Ini sebetulnya masih kuliah minggu pertama, kalau kata orang-orang biasanya "kuliah minggu pertama, nyantai aja.". Tapi yang kemarin itu langsung saya geber pake the so called tugas pengganti kuliah xD. Saya minta tolong rekan via wa sambil dikasih hastag #jangankasihkendor xD. Huahaha.. biasanya kendornya pas tengah-tengah. 

Friday, 3 August 2018

Dulu dan Sekarang

Hari ini grup whatsapp dosen diramaikan kiriman foto-foto rekan-rekan sesama dosen yang sedang mengikuti workshop di Taiwan. Ternyata hanya dengan melihat foto-foto kiriman itu saya jadi ngiler juga ya, pengen ikutan. Tawaran mengikuti workshop yang dibiayai pihak "sana" itu sudah muncul lama, tapi langsung dianggap out of question, ya karena alasan keluarga -_-. Yah, jaman anak masih satu aja saya belum pernah tinggalin dia dan bapaknya berdua saja keluar negeri, apalagi ini nambah si anak bayi >_<

Dulu jaman pergi-pergi terus (baca: jaman kebetulan S3 di Sydney), kalau si bapak Irfan yang pergi keluar negeri, ibu dan anak ga ikut, hehe. Kebetulan karena Irfan start S3 duluan, dia konferens duluan. Dan tentu saja kok ya kayak ga ada gunanya anak istrinya ikut, hehe. Lha tapi gimana kalau dibalik? Saya yang konferens? Waktu itu ditodong pertanyaan ini: "Kamu sama Hanif ikut atau di Sydney aja?" "Ikutttttttt!"

XD

Ikut berangkat bersama seseorang yang berangkat tugas itu berarti harus siap beraktivitas sendiri. Dan, karena memang dari skor saya dan Irfan konferens yang diikuti keluarga adalah 3 - 1 dari total 2 x 3 konferens (alias 3 kali saya konferens, anak dan bapaknya pada ikut; sedangkan saya dan Hanif cuma pernah ngintil Irfan sekali), maka Irfan yang lebih sering putar otak untuk beraktivitas sendiri. Baeqlah ini rekapnya:

Hobart, Australia, 2013: Irfan muter-muter Utas sama Hanif sambil nungguin saya workshop (alias setor muka :D). Lalu besoknya muter-muter entah kemana di Hobart. Lalu besoknya muter-muter lagi berdua aja dengan Hanif entah kemana lagi :D.

"Elizabeth St Mall di saat hujan" --> hujan-hujan pun dijabanin jalan-jalan berdua

Sunday, 22 July 2018

Fikri - Road trip yang ketiga :D

Memasuki minggu kedua dengan ART nginep lagi. Jiah sekarang posting tergantung ART nginep yes? wkwkwk... Baik, mau posting tentang apa ya? Oiya, cerita jalan-jalan minggu lalu ke Baobab Resort di Prigen aja :D.

Sejak beberapa minggu lalu sudah santer beredar kabar akan ada piknik lagi. Seprono seprene, pake angket segala, dalam negeri, luar negeri, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan ujung2nya ke Baobab Safari Resort di Prigen. 

Sempat khawatir karena tanggalnya sama dengan tanggal terakhir pak Ipan bertugas bimbing di acara lomba robot di Jogja. Lalu mau ga ikut krn bayar tanda jadinya lumayan juga wkwk (550rb per orang, padahal ga mau rugi sehari gara2 Ipan masih di Jogja). Trus mbingungi lagi krn ternyata udah dibayarin aja tuh sama pak bos lab :p. Lalu jadi semangat lagi karena udah dibayarin itu, dan mulai rayu2 Ipan supaya bisa pulang lebih awal, bahkan kalo perlu naik pesawat :p.

Sejak Selasa paginya, masuk momen Bapak Keluar Kota nih, alias momen2 mellow karena cuman bertiga (plus ART ding), campur momen cemas (krn anter jemput anak skul sendiri). Beberapa malam sebelumnya udah kasak kusuk lihat2 harga tiket pesawat sama Ipan. Ga kerasa, ternyata terakhir ngecek itu harga kok naik terus ga sopan :p. Yg kemarennya pesawat Jumat sore masih 500an ribu, tiba2 jadi 600, dan lalu jadi 700 T_T. Ngecek tiket kereta, wah3 ternyata full semua. Apa karena itu minggu terakhir libur sekolah ya. @_@.

Akhirnya Ipan bergerak cepat, langsung beli tiket yg jam 4 seharga 700an rb. Hiks, padahal aku pgn dia ambil yg jam 3. Udah mahal banget harganya. Ya sudah tak apa... Kalau tepat waktu, mendarat jm 5, balik rumah mandi2 makan dll, target berangkat ke Prigen jm6 lah... *Kalau tepat waktu...


Foto jalan tol: Foto lama waktu Fikri 4 bulan, piknik lab di Batu. Kiri booster seat Hanif, kanan car seat Fikri. Untung emak masih bisa nyempil di tengah2 :p.

Saturday, 21 April 2018

Bapak keluar kota

Cerita flashback ke tahun 2013 dan 2014 lalu... Saat kami masih tinggal di Sydney dan Bapak Irfan harus tugas keluar negeri kota. 

Yang pertama, di tahun 2013, Pak Irpan mengikuti konferens di Colombus, Ohio, Amerika Serikat. Pas puasa-puasa. Oiya, jadi inget, dulu pernah bikin postingannya di sini. Yang saya ingat, waktu itu mellow abis, hahaha! Mellownya karena kemana-mana cuma berdua sama Hanif saja. Kalau malam dan Hanif sudah tidur, saya semakin mellow, hahaha... Saya liatin wajahnya sambil menikmati ke-mellow-an saya xD.

Saat itu kami belum punya mobil, jadi saya pun harus menikmati setiap hari antar jemput Hanif jalan kaki, dengan jarak 1.7 km sekali jalan. Saat itu bulan puasa, dan kami berdua sempat dua kali datang ke acara buka puasa bersama di rumah alm pak Perdana dan di KJRI. Oiya, sebetulnya saya ga sendirian sih di rumah, karena kan ada pak Firman, housemate kami, dan juga saya sempat minta tolong ke mbak Rina-nya pak Perdana untuk ngeramein rumah lah :D... (yang ternyata akhirnya cuma sempat ngerasain tidur sekali aja di rumah, karena doi iktikaf). Yang saya ingat juga, untuk menghindari mati gaya, saya dan Hanif main ke rumah mbak Ita dan Amira di hari Minggunya. Tiket bis kertas "Family Fun Day Sunday" masih eksis saat itu :-) (dan baru inget, rumah mbak Ita masih di Oberon Street saat itu :-) ). Kami main di Paine Reserve, lalu saya pulang berdua sama Hanif naik bis.... trus sendirian lagi deh di rumah..

Wednesday, 21 March 2018

Hamil (Part 2: lanjutan Nge-lab Demo dan Makanan)

Lanjutan post yang ini: Hamil (part 1: Nge-Lab Demo) 
Karena katanya Rina, kok nanggung banget. Hahah, emaaaang 

Okeh jadi terakhir cerita sampai di kebiasaan beli Arancini di cafenya Mesin ya. Atau kadang minta tolong Irfan untuk belikan Gozleme di kantin atas (upper campus), kantinnya orang Turki (ternyata namanya Classic Kebab), yang punya namanya Haji sapa, gitu .



Waktu saya di Jerman, Gozleme ini saya kenal dengan istilah "Turkish Pizza", tapi saya nggak pernah beli (mungkin karena kurang lama ya di sananya, hihi). Saat di Sydney, saya cukup sering beli ini karena sekeluarga suka semua. Jadi ini semacam kulit pastry gurih yang dikasih isian, bisa daging sapi, ayam, bayam, keju, jamur, atau lainnya. Satu "porsi" dulu 8 AUD. 

Monday, 19 March 2018

Hamil (part 1: Nge-Lab Demo)

Saya itu menargetkan diri kembali ngeblog lagi, mumpung lagi ada ART (jiah, disebut lagi wkwkwk). Kali ini pengen nulis tentang masa-masa hamil di Sydney. 
Jadi kalau katanya rata-rata orang hamil itu selama 40 minggu, kehamilan saya separuh di awal dihabiskan di Sydney (sampai 20 minggu), lalu saya pulang ke Indonesia Tentu saja ada keinginan untuk merasakan seperti apa hamil dan lanjut melahirkan di Australia, tapi apa daya saya nggak berani :D. Saya nggak berani hamil sebelum submit thesis (di pertengahan Agustus 2016) dan juga nggak ingin memperpanjang durasi masa tinggal di Australia (jika terus di sana sampai melahirkan dan menunggu si bayi cukup umur untuk diajak pindahan naik pesawat).

Kali ini saya nggak bisa berpikir jernih untuk menulis satu post yang bulat maka saya kasih poin-poin random aja :D

Lab Demo
*Setelah submit thesis berarti selesai pula durasi masa beasiswa saya. Saya pun memberanikan diri melamar menjadi staf casual sebagai lab demonstrator. Alasan lainnya, karena sejak dulu saya sudah ingin mencoba menambah pengalaman sebagai tutor di sini, dan saya sudah tidak ada tanggungan pekerjaan (studi S3) lagi. Tapi pengalaman yang seru ini akhirnya harus terganggu saat saya mulai masuk kehamilan bulan kedua di mana saya mulai mual, muntah, dan ngantuk. 

Friday, 16 March 2018

Bayar Listrik

Akhirnya kesampaian bisa menulis lagi, hehe..
Alhamdulillah setelah 1 tahun melanjutkan kehidupan dari Sydney yang tanpa rewang (tanpa rewang menginap :D) , akhirnya memutuskan menggunakan jasa rewang yang menginap. Nah jadi semoga bisa memotivasi untuk bisa aktif menulis lagi :D.

Kali ini saya ingin mengenang salah satu kejadian di akhir masa rantau keluarga kami di Sydney. 

Di tengah-tengah kesibukan packing barang, mengurus ini-itu untuk pindahan, tiba-tiba kami baru menyadari satu hal selama bertahun-tahun tinggal di flat tua itu: meteran listrik kami ternyata rusak! Nggak muter!

Tuesday, 5 December 2017

Ujian

[1:37 PM]
Sungguh ini post spontanitas ni ceritanya, hehe.. Lha wong berbulan-bulan ide-ide post hanya mentok sampai di benak saja, kalah oleh kewajiban-kewajiban rumah tangga maupun pekerjaan. Lha terus ini kok tiba-tiba nulis memangnya kerjaannya udah selesai semua? Ya belum wkwkwk.... Tapi ini sedang berada di tengah-tengah situasi yang kurang memungkinkan mengerjakan kewajiban-kewajiban yang tertunda itu. Situasi itu adalah....jaga ujian xD wkwkwk...

Tadi maunya disambi sambil bikin soal ujian yang lain, eh ternyata sudah selesai. Mau disambi ngoreksi juga kurang pas karena koreksi itu butuh meja lebar :D. Terus seperti biasanya terlintas ide-ide menulis tentang ujian, ya sudah spontanitas ditulis saja.

Kalau saya jaga ujian...
...biasanya ketat :D. Etapi sejak balik dari OZ ini baru sekali-dua kali jaga ding. Yang dulu-dulu udah lupa gimana. Bahkan gara-gara ujian sebelumnya itu murid-murid pada gantian minta izin ke toilet, bahkan ada yang sampai dua kali, cencu saja jadi curiga xD, dan ujian yang selanjutnya saya berlakukan peraturan: yang mau ke toilet harus sebelum ujian mulai! xD Selama ujian berlangsung semua di dalam kelas ya! xD beuh macem anak TK aja musti diginiin.

Terus kok ya masih ada yang (kayaknya) cari-cari kesempatan, tolah-toleh tanya temen liat contekan dll.... Beberapa kali saya suruh pindah tempat duduk.

Tuesday, 20 June 2017

Rumah Sakit Putri... (Kedua, dan Pertama) (part 1)

Subhanallah waktu cepat berlalu ya, tiba-tiba #AnakKedua udah 1 bulan aja usianya.. Kemarin ke dokter untuk imunisasi BCG, waktu ditimbang tiba-tiba sudah 4.7 kg aja beratnya @_@ . Ada perasaan "kok cepet banget" dan perasaan 'kehilangan', kehilangan Fikri yang newborn maksudnya. Dan perasaan-perasaan ini bikin saya jadi sensitif banget, jadi bener-bener aware, nyadar bahwa saya harus benar-benar menikmati setiap detik pertumbuhan anak.. lihat Hanif jadi semakin aware juga, nggak terasa dia sudah sebesar ini, dan saya tidak bisa kembali ke masa lalu.. gitu deh pokoknya. Apa karena ini anak kedua ya, yang mana saya nggak (belum?) rencana punya anak lagi. Jadi semacam berasa ini momen terakhir gitu... Lah jadi merasakan perasaan orang lain yang "ternyata pingin punya anak lagi ya...", apa seperti ini ya rasanya hahaha....

Nah gara-gara momen 'kehilangan newborn' ini saya jadi suka inget-inget kembali masa-masa lahiran di RS Putri kemarin. Sambil nyoba inget-inget kayak apa Fikri waktu newborn dulu, haha. Yang jelas sekarang dia lebih bulet xD. Dan masa-masa di rumah sakit itu kok ya menyenangkan lho kalo diinget-inget. Waktu melahirkan Hanif juga.

Pertama kalinya saya kesana lagi ya waktu mau mulai senam hamil, di sekitar usia kehamilan 34 minggu. Wahaha.. telat yes... padahal dulu jaman Hanif, usia kehamilan 7 bulan dah semangat ke sana aja *maklum #AnakPertama xD. Itupun yang hamil kedua, "terpaksa" ikut senam hamil gara-gara sudah 34 minggu tapi kepala janin belum dibawah -_-. Ikut senam hamil pun perasaannya beda.. Kalo dulu kan excited karena pertama. Kalo yang sekarang macem berasa BTDT kalo istilahe babycenter xD (been there done that xD), sambil aga-aga memandang remeh bumil-bumil lain yang keliatan banget baru hamilnya baru pertama, apalagi kalo senam hamilnya dianter / ditungguin suami / ibunya... huakaka perasaan apa ini, buruk banget sih xD

Monday, 12 June 2017

Expectation vs Reality: My Kid's Lunch

[Bahahaha... tadi liat2 kok banyak draft di blogger.. .salah satunya ini, bikin ngakak! xD
Ini draft dari November 2016, btw.]

Wuah ngeposting lagi di sini setelah berbulan-bulan cuti! Ini pun tadi ngepost gara-gara butuh space kosong, jadi perlu delete banyak foto. Akhirnya dipindahlah sebagian di sini; foto-foto bekal makanan Hanif. Trus kok pas foto pertama foto sosis yang maunya dibikin unyu-unyu ala sosis di bento box Jepang gitu... tapi yang jadinya kayak hantu xD. Terus kepikiran bikin posting ala-ala Expectation vs Reality gitu... (salah satu hal yang aku suka di Internet hahaha). Oke sok atuh.

Expectation:




Reality: 
Sosis horor :O

Sosis hororku mengingatkanku akan hantunya film Scream xD